Seriusan?! Kangen Sama Mantan Ternyata Cuma Efek Sakau Otak?!

⏬ Auto Scroll

KENAPA KITA PALING SERING KANGEN SAMA ORANG YANG JUSTRU PALING NYAKITIN KITA? 

JANGAN-JANGAN, ITU CUMA EFEK ‘DOPAMINE WITHDRAWAL’ DARI OTAK?! 

Jangan baper! Kangen mantan bukan cinta, tapi efek dopamine. Pahami kenapa kamu susah move on!



🧠 LO KIRA LO MASIH SAYANG? BISA JADI, LO CUMA KECANDUAN!

Pernah gak, lo udah tahu seseorang itu toxic banget buat hidup lo, udah bikin lo nangis, hancur, bahkan trauma... TAPI KENAPA MASIH KANGEN?!

Kayak ada yang narik lo balik ke dia, walaupun akal sehat lo udah bilang: "Udah lah, ini gak sehat!"

Jangan-jangan, ini bukan soal perasaan... ini soal otak lo yang kecanduan!



💔 DOPAMINE WITHDRAWAL: PUTUS CINTA ITU KAYAK PUTUS OBAT

Otak kita dirancang buat nyari dopamine, hormon yang bikin kita seneng, semangat, dan merasa "hidup". Pas kita jatuh cinta, otak nyemburin dopamine kayak mesin dispenser rusak—kebanyakan, terlalu cepat, terlalu intens.

TAPI begitu orang itu pergi, supply dopamine itu langsung drop drastis. Hasilnya? Otak lo panik.

  • Muncul withdrawal kayak orang sakau: gelisah, susah tidur, kepikiran terus, ngerasa kosong.
  • Lo mulai bikin skenario sendiri: "Jangan-jangan dia juga masih mikirin gue..." (Padahal dia udah happy di tempat lain 😭).
  • Semua hal kecil jadi trigger: lagu, tempat, tanggal, bahkan wangi parfum.

Dan parahnya? Otak lo mulai craving buat dosis dopamine lagi.

Bukan karena dia spesial, tapi karena otak lo udah kebiasaan dapet dopamine dari dia!



🕵️‍♂️ TRAUMA BONDING: MUNGKIN LO SEBENERNYA TERJEBAK DI HUBUNGAN TOXIC?!

Kangen sama mantan yang baik itu wajar. Tapi kenapa justru kita sering lebih sulit move on dari orang yang menyakiti kita?

Masuklah ke fenomena ‘Trauma Bonding’:

🔹 Semakin sering lo disakiti, semakin erat keterikatan emosionalnya.
🔹 Otak lo nyimpen memori 'good times' sebagai hadiah setelah kesakitan.
🔹 Semakin lama lo bertahan, semakin lo takut kehilangan, meskipun lo udah gak bahagia.

Ini persis kayak teknik penyiksaan psikologis yang dipakai dalam manipulasi dan gaslighting.

Kata otak lo: "Lo butuh dia buat dapetin dopamine lagi."


Padahal kenyataannya: "Lo cuma terbiasa ngerasa sakit, dan lo salah ngira itu cinta."



🤯 NAH KAN… JADI HARUS NGAPAIN?!

Kalau lo merasa begini, STOP! Jangan kasih otak lo ‘dosis’ dopamine tambahan dengan stalking dia, replay chat lama, atau nyari cara buat ketemu. Itu kayak ngasih pecandu narkoba cuma ‘cobain sedikit’—ujung-ujungnya sakau lagi.

Coba cara ini:

Detoks dari semua yang bikin lo inget dia (lagu, foto, tempat, kebiasaan).
Bikin ‘source’ dopamine baru dari hal lain (olahraga, hobi, temen baru).
Sadari kalau kangen itu bukan tanda lo masih cinta, tapi tanda lo lagi ‘sakau’.
Ingat: Lo kangen MOMENNYA, bukan ORANGNYA.

Kalau lo bisa ngelaluin ini, suatu hari lo bakal sadar: "Lah, kenapa gue dulu bisa buang-buang waktu buat orang kayak dia?"

Dan waktu itu tiba... SELAMAT, LO UDAH BEBAS. 🎉


💬 LO PERNAH NGALAMIN HAL KAYAK GINI?

Drop cerita lo di komen! Jangan-jangan, kita semua pernah "sakit yang sama" tanpa sadar. Atau lo masih sakau sekarang? 😭🔥

#PsikologiCinta #HubunganToxic #DopamineWithdrawal #TraumaBonding #MoveOn #CintaToxic

#MentalHealthID #SelfHealing #PutusCinta #Overthinking #MindBlowing

#FYP #CurhatGenZ #Psikologi #StoryTime


Comments

New Post

Mikky Oscarino blog

Show more

Popular Post